Kimia Love


Alya melangkah masuk dengan tenang ke dalam kelas. Meskipun begitu, jantungnya berdetak sangat kencang. Sambil berdoa dalam hati, Alya mulai menatap satu persatu teman barunya. Ya, sekarang Alya sedang bediri di depan kelas. Mulai hari ini Alya akan menjadi murid baru di SMA Pusaka Jaya.

“Selamat pagi teman-teman, nama saya Alya. Bla bla bla….” Alya mulai memperkenalkan dirinya. Kalimat- kalimat itu sudah terpatri di kepalanya karena semalaman dia berlatih di depan cermin.

Alya termasuk gadis biasa. Dia tidak terlalu cantik ataupun manis. Tapi dia termasuk gadis yang pintar.

“Oke Alya, kamu boleh duduk. Silakan duduk di bangku yang kosong ya.” Ujar Bu Tika sambil tersenyum.

Alya menatap ke penjuru ruangan. Dan ternyata yang kosong hanya ada di bangku paling pojok sebelah kiri.

“Hai,” sapa Alya kepada teman sebangkunya.

“Hai,” jawab temannya. Singkat, padat dan jelas tanpa berpaling dari buku yang dibacanya. Continue reading

Advertisements